Tampil Beda Demi Sesuap Nasi

by

SURABAYA,rakyatjelata.com– Surabaya kota yang penuh dengan aktivitas penduduknya menyebabkan hilangnya lapangan pekerjaan bagi sebagian orang. Hingga yang terjadi adalah menempuh segala cara agar kita sanggup bertahan hidup di dalamnya. Seribu satu macam bidang pekerjaan tercipta di kota Surabaya ini, Salah satunya ialah Pria setengah tua ini rela melakukan pekerjaan yang terbilang
sangat jarang di temui bahkan hampir punah ditelan modernisasi.

Surabaya 15 mei 2018

Sebut saja Aba alternatif (76) begitu dia menyebutkan namanya. Pria setengah tua ini berasal dari banten dan sudah 24 tahun tinggal di Ibu kota Jawa timur ini. Dengan sedikit bekal pengetahuan tentang ilmu kesehatan lebih tepatnya ilmu urat saraf, Aba menyalurkan keahlianya di bidang pijat. Namun ada satu hal yang terbilang cukup aneh dari Aba alternatif ini, Dari kebanyakan pijat alternatif pada umumnya yang berdiam di rumah dan membuka praktek di rumah, Aba alternatif Ini justru kebalikanya. Demi sesuap nasi saat sang fajar menyingsing dia rela mengelilingi kota Surabaya dari tiap sudut sudut kota dengan bermodalkan Sepeda angin yang di tempeli sebuah tulisan menerima Pijat di depan Sepeda anginya dengan tujuan agar orang mengetahuinya kalau dia ahli pijat.

Menjelang Pagi Menyongsong Rezeki ( Doc. Foto by Kukuh )

Saat ditemui rakyatjelata.com Aba Alternatif dengan gayanya yang sok akrab ini banyak bercerita tentang keahlianya. Mulai mengobati penyakit asam urat, sakit kepala, dan keseleo. Untuk masalah tarif dia tidak pernah mematok harga, tergantung orang yang memberi. Semua ini di lakukanya agar uang yang dia terima menjadi barokah baginya.”ujarnya”

Saat di tanya mengapa dia tidak berdiam di suatu tempat saja biar punya langganan,  Dengan tersenyum dia menjawab banyak orang memerlukan bantuan saya di luar sana jawabnya enteng.

Mungkin beginilah realitanya di mana kita melihat sisi rendah orang lain namun orang yang kita pandang masih memikirkan nasib orang lain.
Jikalau kita melihat sekilas tentang Aba Alternatif ini maka kita akan melihatnya dengan pandangan sebelah mata.
Dengan mengayuh sepeda angin memakai helm di kepala menambah ciri khas sang Aba alternatif.
Satu hal lainya dia juga mencantumkan nomer teleponya agar sewaktu waktu kalau ada orang yang membutuhkanya agar menghubungi nomor tersebut.(Kkh/Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *