Sujiwo Tedjo “Siapa Tahu Koruptor Juga Teroris”

oleh

SURABAYA,rakyatjalata.com – Pagelaran “Senja Budaya” yang di gelar oleh BEM Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya nampak berkobar dengan semangat Arek Arek Suroboyonya. mereka menunjukan pada masyarakat bahwa Budaya yang ada di Indonesia saat ini jangan sampai pudar. terbukti dengan adanya sikap para generasi jaman now yang mayoritas sudah tipis sekali kecintaannya terhadap budaya bangsa sendiri. ternyata masih ada yang mempedulikan nasib budaya bangsa ini.

Selasa 15/5/18

Saat di temui oleh awak media rakyatjelata.com, penanggung jawab acara yang bernama Ayya Sofia Istifara menjelaskan bahwa acara ini di selenggarakan setahun sekali. demi terjaganya kelestarian budaya Indonesia yang beraneka ragam, mahasiswa Unair yang tergabung di BEM Fakultas Hukum tidak mau ketinggalan akan hal tersebut. mewakili peran serta masyarakat adalah salah satu tanggung jawab para Mahasiswa. Proker yang sudah di jadwalkan selama 3 tahun ini tak akan di sia siakan begitu saja oleh mereka.

“Kami hanya ingin berusaha mempertahankan nilai budaya yang sudah senja, siapa tahu dari hal kecil seperti ini dapat menjadi besar dan bermanfaat untuk kelestarian budaya” ucap Ayya Sofia Istifara.

Penanggung Jawab Acara Saat Diwawancarai. ( Doc. Foto by Kukuh )

Acara yang bertemakan “Bersatu Dalam Harmoni Kebudayaan Indonesia” ini di hadiri langsung oleh Sujiwo Tejo. budayawan satu ini menyuguhkan aroma budaya yang kental kepada para semua mahasiswa yang hadir pada saat itu. dengan di iringi kelompok musik yang tak di ragukan lagi sepak terjangnya yaitu Banana Trees, bersama paduan suara, theater mata angin dan edsaman membuat acara tersebut menjadi semakin hangat.

Sujiwo Tedjo Saat diminta pendapatnya mengenai Teroris. ( Doc. Foto by Edi )

Sujiwo tejo berhasil membius para mahasiswa dengan cinta akan budaya, dengan menyuguhkan beberapa tembang yang berasal dari Banyuwangi dan beberapa nyanyian alam dapat membuka wahana berpikir para generasi muda yang hadir. bertepatan dengan insiden pengeboman di Surabaya saat itu, Sujiwo Tejo tak ingin memberikan komentar terlalu banyak.

“Saya tidak ada pesan pesan terhadap masalah teroris yang terjadi saat ini, jadi pelaku teror itu siapa tahu bukan hanya mereka, siapa tahu Koruptor itu juga termasuk teroris, siapa tahu iklan iklan yang bukan seharusnya juga termasuk teroris, saya kira itu saja dari saya” tutur  Sujiwo tejo kepada Rakyatjelata.com.(Kiki/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *