“Pasar Turi Mati Suri”

oleh

SURABAYA,rakyatjelata.com-Etiology adalah studi tentang penyebab. Misalnya, penyebab dari gangguan. Kata “etiologi” terutama digunakan dalam kedokteran sebagai ilmu yang mempelajari penyebab atau asal penyakit dan faktor-faktor yang menghasilkan atau mempengaruhi suatu penyakit tertentu atau gangguan.

Dalam pengertian kata “Etiology” ini, dapat kita tarik benang merah dan dapat di lakukan untuk memecahkan persoalan yang terjadi terhadap Pasar Turi. Pusat ekonomi yang terbilang sangat strategis ini sekarang mengalami mati suri. mati tidak, hidup pun tidak. ironinya, pasar yang dulu terbilang gagah perkasa ini sudah tak memiliki pamor lagi. kenapa demikian?

Sabtu (14/4/18)

Mestinya fenomena ini dapat di telusuri dengan menggunakan hukum study “Etiology”. agar semua persoalan yqng terjadi di pasar turi dapat terurai satu persatu. pemerintah dan pelaku usaha yang terlibat di wilayah Pasar Turi seyogyanya menelusuri penyebab terciptanya kondisi saat ini yang menjadikan Pasar Turi tidak se Gagah dulu lagi.

Meskipun saat ini Pasar Turi telah berubah wujud menjadi gedung yang mewah dan megah, namun sirkulasi perekonomian di lokasi itu masih terkalahkan dengan keberadaan PGS (Pusat Grosir Surabaya. seharusnya para pakar ekonomi segera mencarikan solusi yang terbaik. masih banyak ruang kosong di dalam Pasar turi yang dapat di fungsikan dengan baik.

Dari beberapa tanggapan para pelaku usaha di pasar turi, membenarkan adanya kekosongan sistem dan melemahnya daya beli masyarakat di tempat ini.

“Sebenarnya stand yang ada di dalam sini sudah banyak yang punya, tapi hingga detik ini mereka belum meng-aktifkan stand mereka” ucap ario.

Dengan belum berfungsinya beberapa lapak, tentu hal ini akan mempengaruhi jumlah pengunjung terjadap pasar itu. melihat kenyataan yang terlihat di depan mata kita sangatlah nampak bahwa pasar turi perlu penanganan secara serius, agar roda perekonomian di wilayah pasar turi dapat kembali normal dan menjadi icon pariwisata Surabaya. (kiki/Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *