Modal Kami Hanya Keprihatinan, Bukan Kesombongan.

oleh
SURABAYArakyatjelata.com – Indonesia kembali di guncang oleh bencana, kali ini menimpa wilayah Nusa Tenggara Barat, tepatnya kota Lombok. Gempa yang tergolong dahsyat ini mampu menghancurkan sejumlah rumah warga sekitar dan mengakibatkan ribuan penduduk tewas akibat tertimbun reruntuhan bangunan yang roboh. Kamis 9/8/18
Dimana saat menjelang Hut kemerdekaan Indonesia ke 73 warga Lombok merasakan kesedihan  karena peristiwa yang terjadi saat ini. banyak anak harus kehilangan orang tuanya, banyak pula seorang wanita kehilangan suaminya.
adi saat menhampiri para pengendara yang akan memberikan sumbangan.
Dalam musibah yang menimpa kota Lombok ini, banyak simpatisan dari berbagai kota yang turut serta dalam membantu meringankan duka yang sedang di hadapi oleh kota Lombok saat ini. meskipun dengan sekedar memberikan bantuan berupa uang maupun pakaian, bahkan obat obatan yang sedang diperlukan mereka.
Untuk hal ini komunitas Bonek Donorejo ( istilah pendukung club sepak bola Persebaya) Ikut ambil bagian dengan melakukan penggalangan dana dengan cara mengumpulkan sumbangan yang di di peroleh dari para pengendara.
Mereka, para Bonek yang selama ini di kenal masyarakat dengan kegarangannya, ternyata mampu menunjukan bahwa di dalam lubuk hati mereka yang paling dalam  masih ada rasa empati dan memiliki rasa peduli terhadap sesama. Bahkan komunitas Bonek Donorejo yang di bawahi oleh Adi bondan ini sangat antusias dalam bidang sosial.
Mereka Bahkan selalu aktif dalam  membantu saudara yang terkena musibah bencana alam sebelumnya. hal itu di lakukan guna sebagai bentuk kepedulian mereka untuk meringankan beban kepada yang tertimpa musibah.
Bonek Donorejo saat menghitung uang yang akan di sumbangkan ke korban gempa di lombok
Menurut penuturan Adi bondan (26) pemuda asal Surabaya ini selaku ketua kordinasi bantuan penggalangan Dana menjelaskan kepada rakyatjelata.com ” acara giat amal ini dilakukanya semata mata karena sebagai wujud kepeduliannya bersama rekan rekan Bonek Donorejo terhadap saudara kita yang tertimpa musibah akibat gempa di Lombok sana. Kami tidak membutuhkan Pujian, ketenaran, maupun penghargaan dari pihak manapun. Kami mengatasnamakan solidaritas betul betul sangat prihatin atas musibah yang di alami saudara kami di Lombok sana. Apalagi sekarang adalah Momen kemerdekaan Republik Indonesia. Apa arti merdeka buat kami ialah seluruh warga indonesia aman tentram dan makmur mas. Jangan sampai ada salah satu diantara kami ada yang mengalami kesedihan apalagi sampai berduka seperti ini.
Dan semoga perjuangan yang sangat kecil ini kami berharap dapat meringankan beban duka yang mereka alami.” tandasnya.
Di sela sela sembari mengumpulkan uang dari pengendara yang berhenti di lampu merah, Adi juga menambahkan,
“Acara yang digelar dan dihadiri sekitar 20 Bonek ini dimulai dari jam 15.00 wib dan rencanya akan selesai sampai jam 20.00 wib.
Uang yang sudah terkumpul ini rencanya akan kami kumpulkan di pusat Arek Bonek 1927 Surabaya dan segera akan di kirimkan kepada korban di lombok,” imbuhnya.
Sebelum berkhirnya wawancara dengan Adi yang telah sudi meluangkan waktunya untuk ikut serta memikirkan penderitaan yang di alami oleh saudara di Lombok mengalami duka yang mendalam bersama para Bonek mania, Adi sempat memberikan pesannya kepada masyarakat,
“Jangan pernah menunda sebuah kebaikan jika kita masih mampu untuk berbuat sebuah kebaikan mas” pesan Adi kepada para pembaca.  (kkh/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *