Demo Ricuh, Polres Keluarkan Gas Air Mata.

oleh
SAMPANG,rakyatjelata.com – Pasca rekapitulasi dan penetapan hasil Pilkada Kab. Sampang, hari ini Senin (9/7) terjadi demo besar dan berakhir ricuh. Karena dianggap tidak sesuai dengan faktanya, oleh karena itu telah terjadi demo besar yang di sebabkan oleh Pendukung no 2 yang lebih dikenal dengan sebutan MANTAP.
Tim Pendukung No 2 meyakini telah mempunyai bukti kuat atas beberapa pelanggaran dan salah satunya untuk di ajukan ke dalam demo besar besaran ini.
Maka dari itu pendukung No. 2 MANTAP sejak pagi sudah berdatangan ke Kota Sampang, dengan tujuan yang pertama adalah mereka mendatangi  tempat kantor Panwaslu Kabupaten Sampang.
pasukan penghalau dari polres sampang menghadang demonstran
Dikantor Panwaslu mereka mendapatkan surat  pernyataan yang telah  ditandatangani oleh Ketua Panwaslu dan Bidang HPP, di depan massa, koorlap aksi membacakan isi dari pernyataan Panwaslu Kabupaten Sampang yang berisi,
Bahwa kami tidak bisa menunggu C7 sebagaimana surat permohonan no. 183/BAWASLUPROP-JATIM/203/V/2018. Yang ditujukan kepada KPUD Sampang pada saat itu, maka Untuk akurasi dan penguatan alat bukti terhadap pembuktian pelanggaran terkait, setidaknya memutuskan status penanganan pelanggaran yang dilaporkan tim kampanye MANTAP an. Mukhlis karena batas waktu penanganan pada tgl 7 juli 2018 jam 24.00 yang telah ditandangani oleh ketua Jauhari, Kadiv HPP Muhalli, dan Insiatun SH.I Kadiv ESDM.
Setelah dari Kantor Panwaslu, Massa bergerak ke kantor KPUD Sampang, sebelum peristiwa itu terjadi, para peserta aksi sempat bentrok dengan aparat kepolisian. setelah para peserta aksi memaksa masuk ke dalam kantor Bawaslu Sampang, pelaku aksi berubah menjadi anarkis, tak lama kemudian aparat Kepolisian Resort Sampang memberikan peringatan Gas Air Mata.
Saat massa memaksa untuk memasuki gedung Bawaslu, dengan dikomando oleh Koorlap, maka aksi saling dorongpun tak bisa dihindari, sehingga memaksa aparat kepolisian menembakkan gas air mata ke arah massa MANTAP, dan akhirnya memukul mundur.
Sampai sore ini, kondisi Sampang berangsur angsur kondusif dan aman. unjuk rasapun berakhir pada pukul 16.00 wib.
untuk sementara hasil demo yang mereka lakukan masih menunggu dari KPUD Sampang. (agus/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *